Terimakasih

Rabu, 24 Februari 2016

Kenapa Wanita Dunia Cemburu Pada Bidadari?

Karena ternyata wanita dunia yang sholehah justru lebih mulia dari bidadari surga, keunggulannya yang digambarkan Rosulullah sebagai kelebihan yang tampak atas sesuatu yang tidak terlihat.
Duhai wanita shalihah, kau memang bukan bidadari tapi tidakkah kau inginkan agar bidadari cemburu padamu karena akhlaqmu yang begitu menawan hati?

Inilah kuncup tangkai bunga cindera mata untuk para wanita shalihah yang mendamba surga …
Inilah mutiara kemilau indah mempesona mata hingga membuat iri para bidadari yang bermata jeli...
Inilah impian, harapan dan masa depan para lelaki shaleh yang termotivasi menikahinya... 
Inilah kuntum bunga syurgawi yang harum mewangi di taman rumah tangga islami....

melebihi wangi harum kesturi... melebihi indah pelangi... melebihi semerdu apapun instrumentali...

duhai wanita shalihah kau kan menjadi idaman laki-laki shaleh karena pesonamu diatas pesona...
duhai wanita shalihah pesonamu membuat cemburu bidadari bermata jeli…
Tidakkah kau ingin seperti Fathimah atas kesungguhannya menjaga kehormatan diri dan suami?...
Tidakkah kau inginkan seperti Khadijah atas kelembutannya dan keibuannya?...
Bilakah engkau ingin sepeti ‘Aisyah yang suka bermanja, ceria dan kemerah-merahan...
Banyak wanita shalihah ingi seperti ‘Aisyah dan Khodijah, karena dua wanita Istimewa ini yang telah menjadi mujahidah terbaik bagi Rasulullah...

Dari Imam Thabrani meriwayatkan sebuah hadis dari Ummu Salamah, bahwa Ummu Salamah berkata“ Ya..Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia yang shalihah atau kah bidadari yangbermata jeli?”. 
Beliau menjawab, “Wanita-wanita shalihah lebih utama daripada bidadari-bidari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.” 
Aku bertanya, “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?”
Beliau menjawab, "Karena sholat mereka, puasa danibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih berseri, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka (Bidadari)berkata, “ Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.” (HR AthThabrani, dari Ummu Salamah)
Tetapi ingat dan tanyakan dalam hatimu, janganlah memaksakan diri menjadi orang lain dengan mengubah karaktermu. Cukuplah warna yang menjadi karakter menghiasi pesona akhlaqmu. Siapakah yang lebih baik celupan warnanya daripada Allah.
Tetaplah jadi dirimu, bila kau memiliki karakter layaknya Aisyah yang senang bermanja dan ceria, yang begitu cemburu dan tentu pandangannya tak pernah liar karena hanya menjaga pandangan untuk Rasulullah. Tetaplah itu menjadi ke-khasanmu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar