Penyelenggara pendidikan, khususnya MTsN Teunom hendaklah ke depan mampu mengimbangi dan memfasilitasi serta memotivasi bakat minat siswa/i yang telah terdeteksi berpotensi besar untuk kemajuan madrasah pada tingkat kabupaten. Oleh karena itu keseriusan penyelenggara pendidikan terhadap proses pembelajaran intra kutrikuler dan kegiatan ekstra kurikuler sebagai ajang mengukir intelegensi siswa, mengembangkan bakat minat dan melatih lefe Skill (kemahiran hidup) generasi bangsa di masa depan harus diutamakan. Menurut pantauan kami mulai dari tanggal 02 September 2011 s/d 07 Januari 2012 lalu, MTsN Teunom yang terletak di desa kecil, tetapi berkerikil permata bening.
Terimakasih
Minggu, 15 Februari 2015
kegiatan unggulan
hari dikatakan indah ketika kita dapat melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kita dan oranng lain
Madrasah maju bukanlah berpatokan pada letak madrasah di pusat kota atau fasilitas lengkap, karena ini adalah ciri khas dari madrasah modern. Madrasah maju adalah madrasah yang mampu menciptakan siswa/i siap tampil dimana-mana, kapan saja dan bidang apa saja sesuai dengan nama madrasah, daerah, budaya dan agama. Oleh karena itu orang besar yang menganggap kecil masalah penyaluran bakat minat anak kecil adalah salah besar!. Ironisnya lagi jika penyelenggara pendidikan mempercundang dalih letak madrasah di desa tidak bisa maju sebagaimana madrasah lain di kota.
Penyelenggara pendidikan, khususnya MTsN Teunom hendaklah ke depan mampu mengimbangi dan memfasilitasi serta memotivasi bakat minat siswa/i yang telah terdeteksi berpotensi besar untuk kemajuan madrasah pada tingkat kabupaten. Oleh karena itu keseriusan penyelenggara pendidikan terhadap proses pembelajaran intra kutrikuler dan kegiatan ekstra kurikuler sebagai ajang mengukir intelegensi siswa, mengembangkan bakat minat dan melatih lefe Skill (kemahiran hidup) generasi bangsa di masa depan harus diutamakan. Menurut pantauan kami mulai dari tanggal 02 September 2011 s/d 07 Januari 2012 lalu, MTsN Teunom yang terletak di desa kecil, tetapi berkerikil permata bening.
Para siswa/i dengan semangat yang menggebu-gebu sudah pro aktif melalui kegiatan ekstra Osim dengan teknik Learning by doing (belajar sambil melakukan) dan learning by axperiencing (belajar sambil mencari pengalaman) sehingga telah tercipta iklim positif penuh semangat senang di madrasah dan bermadrasah dengan senang. Program ekstra telah dirancang sedemikian rupa, pilot program semester 1 (satu) antara lain; Pelantikan Pengurus Osim, Pembekalan Pengurus Osim, Penyusunan Action Planning, Peluncuran Majalah “Gaul” Gabungan Aktifitas Unggul, Jumpa Tokoh Sebagai Pembina Upacara dan Diskusi Terbuka Pengurus, Latihan Likok Pulo, Latihan Tarian Daerah, Pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Pelatihan Dokter Kecil Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Latihan Pramuka Bersama Pengalang Pangkalan MTsN dan Penegak MAN serta Bakti Pramuka Bersama Menggelar Halal Bihalal Kemukiman Keude Teunom.
Pada umumnya pengurus Osim memiliki talenta istimewa, hal ini merupakan gerbang yang terbuka lebar untuk madrasah harus maju tak gentar mengorbit semua siswa/i yang sangat berbakat. bakat mereka yang terpendam telah terbukti dapat ditampilkan di mana saja dan kapan saja. Penampilan Likok Pulo misalnya, Pengurus Osim bisa tampil dengan 17 fariasi gerakan tangan seribu sanggara "SEROJA" Seni Remaja MTsN, dikoordinir oleh Mira Mustika anggota Bagian Seni Budaya. Begitu juga dengan tarian ranoup lampuan dan tarian sambut tamu, pengurus Osim telah mampu melakukan latihan mandiri dengan waktu singkat siap tampil mentas dengan laga yang serentak, kompak dan berkualitas dikoordinir oleh Winda Rahmayana Ketua Bagian Seni Budaya Osim 2011/2012.
Dalam momen halal bihalal Kemukiman Keude Teunom, Osim telah mampu merancang dan melaksanakan program, menjadi panitia dan juga dewan jurinya. Osim mencetuskan kegiatan ini dengan kemasan pramuka Pengalang MTsN bekerja sama dengan kakak penegak MAN, mengingat 20-an tahun terakhir ini halal bihalal tidak pernah diadakan lagi. Alham Dulillah sambutan hangat dan berkah dukungan serta bantuan sekolah dan masyarakat acara berlangsung sangat meriah, malam penutupan tepuk tangan bersorai memperebutkan 9 tropi kata gori juara 1 dari berbagai cabang, bahkan untuk juara umum dan juara 1 desa tertinggi pendidikan masyarakatnya meraih tropi, sehingga terdengar kata "trimaksih... bagus..., hebat...," dari tokoh masyarakat, bahkan Pimpinan Dayah Darul Mukhlisin (tempat pusat kegiatan) mengagumi kegiatan para pelajar dengan kata "sukses besar...!". Pagi hari malam resepsi para anggota bakti tak sanggup menahan tangis haru, bercampur tak ingin berpisah, sebuah amanat yang sangat menggugah dari kakak pembina Ali Murtaza, S.Pd.I. Telah tumbuh karakter bangsa yang sopan dan kesatria, peduli sosial dan ingin terus mengabdi untuk bangsa dan agama. Mereka menginginkan kegiatan bakti pramuka terus dilanjutkan, namun karena keterbatasan dana, sebab selama ini sepenuhnya di biayai oleh MTsN, maka Kakak Ridwan, S.Pd.I. Memberikan sebuah tantangan dan PR besar, jika MAN bersedia menyedikan dana Rp. 2.500.000,- maka kita akan melanjutkan kegiatan bakti ke Dayah Nurur Rahmah Desa Kampong Blang Calang pimpinan Tgk. Sopiandi Musa.
Di samping mereka telah mampu mengungkapkan keluh kesah, hajad, harapan dan cita-cita melalui lisan bahkan melalui seni budaya, mereka juga telah mampu berpidato didepan masyarakat umum, membuat cerpen, opini, di mading, dan majalah "GAUL", mereka mampu berdiskusi dengan baik bekerjasama team serta telah mampu mengagendakan rapat dan menyelesaikan rapatnya dengan notulen yang tepat. Oleh karena itu bakat terpendam tak layak untuk dibiarkan atau diabaikan begitu saja tanpa kita menyediakan ifent dan ajang-ajang menantang yang menyenangkan untuk dapat mereka temukan dan kembangkan bakat minatnya dalam kegiatan intra dan ekstra.
Kegiatan ekstra telah terbukti dapat meminimalisir kenakalan remaja dan mencegah masalah nasional tentang narkoba, karena dengan kegiatan ekstra mempersempit gerak bebas tanpa batas dan menyalurkan bakat minat mereka sehingga jiwa dan kemampuan mereka dapat berkembang dengan baik dan seimbang. Bakat remaja yang tidak tersalur tidak boleh dianggap biasa saja karena tanpa kepedulian dan kebijaksanaan tak segan-segan mereka salah mengambil tindakan. Menurut Prof. Dr. Tombak Alam, dalam bukunya "Keluargaku Syurgaku" "–jangan remehkan kentut telegu yang kecil kerana dia bisa membuat seekor gajah kapok...".
Jeritan pilu penuh harap anak-anak desa ujung dunia, kini mulai hampir terdengar di MTsN Teunom, hari demi hari diharapkan akan lebih iklas dan mengarah kepada aksi plus dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan merancang secara sungguh-sungguh Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dinamis, efektif dan efesien dalam usaha mengembangkan proses pembelajaran, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, bimbingan dan pelayanan prima, penyaluran bakat minat, pengembangan diri dan evaluasi pendidikan.
Rancangan pembelajaran ekstra telah mengacu kepada Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) dengan mengedepankan jalinan rasa simpati dan saling pengertian untuk menarik perhatian dan keterlibatan peserta dengan pola belajar sambil bermain. Jalinan rasa simpati dan pengertian yang tulus merupakan jembatan menuju pembelajaran yang bergairah dan menyenangkan dengan bahasa hati bisa memasuki dunia siswa, membaca bakat minat mereka, membina hubungan edukation, mengelola kelas dengan indah dan dapat belajar dengan penuh gairah. -Karena sejauh mana guru memasuki dunia siswa, sejauh itu pula pengaruh guru bagi kehidupan siswa.
Penyelenggara pendidikan, khususnya MTsN Teunom hendaklah ke depan mampu mengimbangi dan memfasilitasi serta memotivasi bakat minat siswa/i yang telah terdeteksi berpotensi besar untuk kemajuan madrasah pada tingkat kabupaten. Oleh karena itu keseriusan penyelenggara pendidikan terhadap proses pembelajaran intra kutrikuler dan kegiatan ekstra kurikuler sebagai ajang mengukir intelegensi siswa, mengembangkan bakat minat dan melatih lefe Skill (kemahiran hidup) generasi bangsa di masa depan harus diutamakan. Menurut pantauan kami mulai dari tanggal 02 September 2011 s/d 07 Januari 2012 lalu, MTsN Teunom yang terletak di desa kecil, tetapi berkerikil permata bening.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
bagus, lanjutkan dan terus perjuangkan pembaharuan untuk kemajuan MTsN Teunom demi perkebangan anak generasi yang baik dan berwatak
BalasHapus