Terimakasih

Kamis, 30 Juni 2022

Berselancar dengan Referensi Merdeka Belajar Journal International; Aplikasi di Kurikulum Merdeka Belajar : Apa dan bagaimana?

         
Gill Marshall, 2008. Mempromosikan pembelajaran mandiri dengan desain kurikulum dan penilaian dalam program MRI pascasarjana yang diajarkan "Promoting independent learning by curriculum design and assessment in a taught postgraduate MRI programme" Radiography.

PERGANTIAN NAMA ISTILAH Kurikulum13 ke Kurikulum merdeka

1. Prota 

2. Promes diganti prosem ( program semester )

3. Silabus diganti ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)

4. KI diganti CP ( capaian pembelajaran)

Klik gambar ini untuk melihat

5. RPP diganti Modul ajar

6. KD diganti TP (tujuan pembelajaran)

Klik gambar ini untuk melihat

7. KKM diganti KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)

8. IPK diganti IKTP (Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)

Klik gambar ini untuk melihat

9. PH diganti Sumatif

10. PTS diganti STS (Sumatif Tengah Semester)

Klik gambar ini untuk melihat

11. PAS diganti SAS (Sumatif Akhir Semester)

12. Indikator soal diganti dengan indikator asesmen

Klik gambar ini untuk melihat


13. Penilaian teman sejawat diganti Formatif

Linye Zeng, Yonghua Wang, 2021. Pembelajaran mandiri dan inovatif pengajaran senam berbasis interaksi computer "Independent and innovative learning of gymnastics teaching based on computer interaction". The International Journal of Electrical Engineering & Education, First Published.

Klik gambar ini untuk melihat

Marcelinus ChristwardanaSri HandayaniLinda Aliffia Yoshi, 2022. Pengabdian kepada masyarakat sebagai aplikasi pembelajaran mandiri-program kampus mandiri untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa teknik kimia melalui pembelajaran kolaboratif dan mahasiswa berbasis proyek. Community service as an application of the independent learning – independent campus program to improve the competence of chemical engineering students through collaborative and student project-based learning. Education for Chemical Engineers.

Klik gambar ini untuk melihat

Umang V. ShahWenqian ChenClemens Brechtelsbauer, 2020. Laboratorium penemuan bagian II: Kerangka kerja untuk menginkubasi pembelajaran mandiri. "The discovery laboratory part II: A framework for incubating independent learning" Education for Chemical Engineers.

Praktik Merdeka Belajar. Klik gambar lihat videonya

Yifan YuLiyong FuQiaolin Ye, 2022. Pembelajaran metrik jarak multi-tampilan melalui subruang fitur independen dan bersama dengan aplikasi untuk pengenalan kebakaran hutan dan wajah, dan klasifikasi penginderaan jauh. “Multi-view distance metric learning via independent and shared feature subspace with applications to face and forest fire recognition, and remote sensing classification” Knowledge-Based Systems.

Klik gambar untuk melihat videonya

Jonathan SerfatyRaquel Serrano, 2020. Meneliti potensi kartu flash digital untuk memfasilitasi pembelajaran tata bahasa secara mandiri. “Examining the potential of digital flashcards to facilitate independent grammar learning". System.

Klik gambar untuk melihat videonya

Kimberly Paulsen, EdD, Kristin L. Sayeski, PhD, 2013. Menggunakan Keterampilan Belajar untuk Menjadi Pembelajar Mandiri di Kelas Konten Sekunder. "Using Study Skills to Become Independent Learners in Secondary Content Classes" Intervention in School and Clinic, vol. 49, 1: pp. 39-45.

Klik gamabar untuk melihat video media pembelajaran


Karen L. Westberg, PhD, Jann H. Leppien, PhD, 2017. Investigasi Independen Siswa untuk Pembelajaran Otentik. “Student Independent Investigations for Authentic Learning". Gifted Child Today, vol. 41.

Kirsty Williamson, 1995. Pembelajaran Mandiri dan Penggunaan Sumber Daya: VCE Australian Studies. "Independent Learning and the Use of Resources: VCE Australian Studies". Australian Journal of Education, vol. 39, 1: pp. 77-94. First Published.

Abbas Mohamed Omar, 2013. Peran guru dalam membina pembelajaran mandiri di SMA di Zanzibar. "The teachers’ role in fostering independent learning in high schools in Zanzibar". IFLA Journal, vol. 39, 4: pp. 311-318. First Published.

Robert T. Tauber, 1995. Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Pemasaran Sekolah Mandiri ?. "What Can We Learn from The Marketing of Independent Schools?" NASSP Bulletin, vol. 79, 567: pp. 88-93. First Published. 


Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Di dalam kurikulum ini terdapat projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Dimana dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Projek ini tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran

Kamis, 23 Maret 2017

Cara mudah belajar Bahasa Inggris 2. Simple Present Tense

Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini. Bentuk kata kerja ini paling sering digunakan dalam bahasa Inggris.

Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) atau linking verb “be” (is, am, are). Apa itu verb-1? Verb-1 merupakan bare infinitive dengan tambahan -s atau -es (contoh verb-1: does, goes, wants) khusus untuk subject berupa singular noun (kata benda tunggal: Tita, book, car) atau third person singular pronoun (kata ganti orang ketiga tunggal: she, he, it); atau tanpa tambahan apapun (contoh verb-1: do, go, want) untuk subject berupa plural noun (boys, men, books) atau plural pronoun (we, they), pronoun I/you, atau compound subject (you and me, Tina and Ratih).

 rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif.
KalimatRumus Simple Present TenseContoh Simple Present Tense
positif
(+)
S + V-1
S +/- auxiliary (do/does) + bare infinitive
She likes eating out
S + be (am/is/are)The children are naughty.
negatif
(-)
S + auxiliary (do/does) + not + bare infinitiveShe doesn’t like eating out
S + be(am/is/are) + notThe children aren’t naughty
interogatif
(?)
Do/Does + S + bare infinitiveDoes she like eating out
Be(am/is/are) + SAre the children naughty

Catatan:

Pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb (do/does) tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi

Simple Present Tense vs. Present Continuous Tense

Aktivitas atau kejadiaan pada simple present tense terjadi pada saat ini (present) namun tidak benar-benar sedang berlangsung seperti present continuous tense. Berikut perbandingannya.
  • Simple present tense: He sleeps without a pillow. (Dia tidur tanpa bantal. ≈ habit)
  • Present continuous tense: He is sleeping without a pillow. (Dia sedang tidur tanpa bantal)

Fungsi dan Contoh Kalimat Simple Present Tense

FungsiContoh Kalimat Simple Present Tense
Simple present tense untuk menyatakan habitual action (kebiasaan) dimana sering digunakan adverb of frequency (always, often, usually, every day/week, month, all the time, etc) sebagai time signals.He always consumes low GI rice.
(Dia selalu mengonsumsi beras rendah GI.)
She sends much money to her parents in the village every month.
(Dia mengirimkan banyak uang kepada orangtuanya di desa setiap bulan.)
Factual (kebenaran umum/fakta yang tak terbantahkan)The sun rises from the east and sets in the west.
(Matahari terbit dari ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.)
Water boils at 100 degrees Celcius.
(Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.)
Simple present tense digunakan untuk membuat simple statement yang berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakan verb be).live in Jakarta.
(Saya tinggal di Jakarta)
She is so beautiful.
(Dia sangat cantik.)
He’s angry.
(Dia marah.) [tidak general: terjadi sekarang]
Simple present tense menggunakan stative verb untuk menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state), atau kepemilikan (possession).She loves dancing.
(Dia suka menari.)
see tears in your eyes.
(Saya melihat air mata di matamu.)
We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan pendapat pembicara tersebut.)
My brother owns a new house.
(Saudaraku memiliki rumah baru.)
Simple present tense digunakan untuk membicarakan rencana atau jadwal di masa depan namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan tentang transportasi atau eventVerb yang biasa digunakan antara lain: arrivecomeleave.The ship leaves the harbour this night at 7 o’clock.
(Kapal meninggalkan pelabuhan malam ini jam 7.)
He arrives from Osaka at 1 pm.
(Dia tiba dari Osaka jam 1 siang.)
The ceremony starts at nine.
(Upacara dimulai jam sembilan.)
Simple present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi.You add a glass of coconut milk into a pan and then boil it.
(Kamu tambah segelas santan ke dalam panci lalu rebus.)
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.)
Simple present tense digunakan pada conditional sentence tipe 1.If you meet the naughty boy, your parents will be angry.
(Jika kamu bertemu dengan anak nakal itu, orangtuamu akan marah.)
I will go swimming if I have free time.
(Saya akan pergi berenang jika ada waktu.)

Kamis, 16 Maret 2017

Cara mudah belajar Bahasa Inggris 1. simple present tense

Materi pertama belajar grammar tenses bahasa inggris yaitu The Simple Present Tense. The Simple Present Tense adalah tenses yang paling banyak digunakan, dan karena paling banyak maka pembahasannya juga akan lebih panjang.
Arti simple yaitu sederhana, sedangkan present adalah sekarang. Jadi bisa dikatakan bahwa Simple Present adalah tenses (pola kalimat) yang digunakan untuk menceritakan waktu sekarang dalam bentuk sederhana. Nama lain daripada Present adalah BENTUK 1.

Contoh-Contoh Kalimat Simple Present Tense

Jadi kapanpun Anda melihat kata present dalam tenses apapun, bisa dipastikan bahwa dia menggunakan bentuk 1 – bentuk apa? ya bentuk verb, karena semua predicate itu wajib verb bukan. Contoh kalimat dengan Simple Present tense dibawah ini
TOBE
I am a teacher
You are a teacher
We are teachers
They are teachers
He is a teacher
She is a teacher
It is my cat
Kalau Anda mengamati, maka kalimat diatas semuanya mengggunakan PREDICATE-1 atau predikat dalam bentuk 1, lihat saja tobe nya tidak lepas dari AM – IS – ARE. Contoh diatas adalah The simple present tense dalam bentuk nominal, karena semua kalimatnya menggunakan tobe-1
Apakah ada bentuk lainnya? Ada, yaitu The Simple Present Tense dalam bentuk VERBAL. Yaitu yang tidak memiliki tobe tapi memiliki verb. Nanti akan di terangkan. Untuk saat ini cukup kita simpulkan bahwa ada 2 (dua) jenis Simple Present yaitu
1. Nominal Simple Present
2. Verbal Simple Present
Untuk mengubah kalimat NOMINAL SIMPLE PRESENT kedalam bentuk negative (menyangkal) ataupun interrogative (bertanya) sangatlah mudah, amati
(+) You are a teacher
(- ) You are NOT a teacher
(? ) Are you a teacher?
Okey, silahkan Anda pahami dan tugas Anda sekarang adalah buatlah minimal 10 kalimat dengan menggunakan Nominal Simple Present ini.
Sekarang kita lanjutkan pada pola kalimat VERBAL SIMPLE PRESENT – yaitu simple present yang tidak menggunakan tobe, tetapi VERB1 sebagai predicate1 nya.. Amati contoh berikut
Subjective
Pronouns Example
I I work
You You work
We We work
They They work
He He works
She She works
It It works
Lihat, untuk awalan HE, SHE, IT .. verb nya menggunakan _s. Amati kembali contoh berikut
He runs every morning
She teaches English
John has an English books
Untuk kata kerja yang berakhiran bunyi DESIS (hissing sounds – x, ch, s, sh), kita menggunakan akhira _es. sehingga menjadi : teaches, mixes, washes, kisses .. dsb.
Exercise 1 :
read – John reads in the morning
1. read
2. sing
3. study
4. work
5. arrive
6. leave
7. practice
8. write
9. watch
10. finish
11. mix
12. pass
13. go
14. have
15. pray
Answer keys :
3. John studies
9. John watches
10 John finishes
11. John mixes
12. John passes
13. John goes
14. John have(s) -> John has
15. John prays
Amati kembali contoh kalimat ini :
3. (study) -> John studies
15. (pray) ->John prays
Untuk verb study – sebelum huruf Y adalah huruf konsonan D, itulah sebabnya menjadi STUDIES
Untuk verb pray – sebelum huruf Y adalah huruf vokal A, itulah sebabnya tetap PRAYS
Exercise 2 : Yang mana HAVE dan HAS
We -> We HAVE coffee in the morning
He -> He HAS coffee in the morning
1. he
2 John and Mary
3. they
4. Mr. Allen
5. she
6. Mary
7. the students
8. my brothers
9. my brother
10. You and I
11. he and she
12. Mary’s sister
13. Mary’s sisters
14. the teacher
15. people
Dalam belajar Grammar tidak boleh terputus. Tentunya Anda sudah tahu bahwa ada 3 kelompok Tenses yaitu Present Tense, Past Tense dan Future Tense setiap kelompok masing-masing memiliki 4 tenses. Dimana untuk setiap tenses nya ada yang memiliki tipe Verbal dan Nominal.
Sampai sini berhenti dulu ..jangan lanjut baca kecuali Anda yakin paham, hehe. Okey lanjut lagi, untuk Simple Present tense memiliki tipe Nominal atau yang predicate nya Tobe1 serta Verbal yang predicatenya Verb1. Masih paham dong, okey kita lanjut lagi. Untuk Nominal Simple Present, Anda sudah sangat memahami bagaimana menggunakan Tobe untuk setiap subjective pronounsnya, sedangkan untuk Verbal Simple Present – semua yang diawali dengan He, She, It maka verb nya mendapatkan tambahan +S sbb.
I write
You write
We write
They write
He writes
She writes
It writes
Begitupun pada kata kerja HAVE seperti He Have(s) mendapatkan tambahan (s) – sehingga kalimat tersebut menjadi HE HAS.
Perubahan Kalimat Negative dan Interrogative 
I
You DON’T (do not) GO
We
They
contoh : I don’t go, You don’t go, We don’t go, They don’t go. Selanjutnya amati sbb.
He
She DOESN’T (does not) GO
It
Amati, pada kalimat negative/interrogative yang berawalan He, She, It kata kerja nya (verb) nya kembali normal TIDAK MENGGUNAKAN +S lagi karena sudah ada DOES.
(+) You write
(-) You DON’T write
(?) DO you write?
(+) He writes
(-) He DOESN’T write
(?) Does he write?
Amati contoh lain
(+) You have a book
(-) You DON’T have a book
(?) DO you have a book?
(+) He has a book
(-) He DOESN’T have a book
(?) DOES he have a book?
Exercise 1 : Ubahlah kedalam kalimat (-) dan (?)
1. You have a car
2. My sister has a car
3. My sisters have a car
4. You and I learn English
5. John and Bill sing
6. The cat drinks
7. Joe has breakfast
8. Our brother teaches
9. Our brothers work
10. John’s sisters have a car

Answer Key : (jangan diliat dulu kunci jawaban ini)
My sister has a car
My sister doesn’t have a car
does my sister have a car?
My sisters have a car
My sisters don’t have a car
do my sisters have a car?
The cat drinks
The cat doesn’t drink
does the cat drink?
Joe has breakfast
Joe doesn’t have breakfast
does Joe have breakfast?
Our brother teaches
Our brother doesn’t teach
does our brother teach?
John’s sisters have a car
John’s sisters don’t have a car
do John’s sisters have a car?
Amati benar-benar, dan pastikan bahwa Anda memahami dan mampu mengatasi latihan Grammar ini dengan mudah. Yah begitulah resiko belajar Grammar, sing sabar …

Fungsi atau Penggunaan Tenses The Simple Present Tense

1. Menyatakan Fakta (expressing facts)
Mudahnya begini saja, coba sekarang Anda buat sedikit tulisan tentang Danau Toba, dimana Anda paparkan Danau Toba itu bagaimana dsb. Tulisan Anda disitu hampir 100% menggunakan tenses ini. Karena Anda memaparkan suatu fakta. Nah dibawah ini ada tulisan singkat
Nah kalau Anda amati tulisan diatas, semuanya menggunakan Simple Present tense karena hanya menceritakan fakta yang tidak akan berubah dari masa lalu, ke masa sekarang, sampai masa yang akan datang. Tapi kalau artikel diatas saya lanjutkan seperti ini
Belajaringgris.net dalam waktu dekat akan meluncurkan kursus berbayar untuk Level II dimana yang dibentuk adalah kemampuan productive. Minggu lalu salah seorang peserta kursus berbayar dari Saudi Arab.
Lihat kata akan disini bukan lagi wilayah Simple Present tense karena membicarakan masa yang akan datang.Begitu pula pada bagian kalimat minggu lalu
2. Menyatakan kebiasaan (expressing habits)
Untuk yang ini Anda pasti akrab juga karena di sekolah sejak SMP sampai SMA fungsi Simple Present tidak lepas dari expressing habits, contoh mudah amati artikel ini
“Banyak orang berkunjung setiap hari nya di kursus bahasa inggris belajaringgris.net Jika saya amati, mereka selalu membaca artikel ‘kamus bahasa inggris untuk hp’ sebelum membaca artikel lainnya. Itulah sebabnya saya selalu mengupdate materi belajaringgris.net setiap harinya. Dismping kategori utama yaitu MATERI KURSUS saya juga selalu mengupdate kategori GRAMMAR, dan kadang-kadang saya menulis di kategori ARTIKEL”
Artikel singkat diatas menggunakan Simple Present tense, karena menyatakan kebiasaan. Karena itu biasanya menggunakan yang disebut dengan Adverbs of Frequency sbb.
Adverbs of Frequency
always selalu
usually biasanya
often seringkali
sometimes kadang2
seldom jarang
never tidak pernah
ever pernah
Apakah pasti? …Anda ingat baik-baik “Bicara BAHASA TIDAK ADA YANG PASTI”. Karena itu enjoy aja lah
3. Menyatakan masa yang akan datang
Lho?? ..emang iya, itulah sebabnya sudah saya katakan sejak dini bahwa Anda tidak perlu tegang dalam belajar bahasa inggris, karena memang tidak ada yang pasti. Amati dialog ini
Romli besok kita ke pantai yuk mpok
Juleha jam berapa bang?
Romli jam 7:00 pagi aje
Juleha waduh, besok aye pergi ke sekolah
Nah liat kalimat yang bercetak miring? kalimat itu menggunakan Simple Present Tense walaupun ada kata BESOK. Simple Present boleh digunakan untukmenceritakan peristiwa yang akan terjadi dengan syarat bahwa ‘peristiwa itu terjadi secara rutin’ dalam kasus Juleha contohnya, dia memang ke sekolah tiap jam 7:00 pagi, dari awal Februari, Maret sampai minggu kemaren, sampai hari Kamis kemarin juga jam 7:00 makanya boleh saja dia mengatakan BESOK ..tetap menggunakan Simple Present
4. Menyatakan masa lalu
Haduh?…inilah fakta bahwa Bahasa Inggris itu memang seenak wudel nya. Simple Present bisa digunakan untuk menceritakan masa yang akan datang, eh ..ga taunya juga bisa dipake untuk menceritakan masa lalu. Terus buat apa rumus? …ya ga tau?? ..siapa yang doyan rumus-rumusan?? yeee … ðŸ˜›
Juleha bang, aye semalem kaga bisa tidur?
Romli kenape mpok?
Juleha aye lihat pocong tapi aneh banget
Romli aneh kenape mpok?
Juleha tuh pocong sih laki2, tapi pake gincu!!
Pada dialog diatas Juleha boleh saja menggunakan Simple Present. Tenses ini boleh digunakan untuk menceritakan peristiwa yang sudah berlalu dengan syarat untuk men DRAMATISIR
5. Menceritakan sesuatu yang sedang terjadi
Aduh?? aya-aya wae. Makanya dari awal sudah saya tekankan, buang jauh-jauh mitos yang membelenggu diri kita bahwa untuk menguasai Bahasa Inggris harus kuasai Grammar dulu. Walah, sampe botak ga bakal kelar yang namanya Grammar. Coba lihat neh seorang komentator tengah menceritakan peristiwa yang sedang terjadi
Zidane menggiring bola, bola lalu dioper kepada Zico. Zico menendang nya kembali kepada Zidane, sekarang zidane menendangnya kembali ke Zico, ga kelar-kelar neh penonton, paye ..
Nah komentator tersebut menggunakan Simple Present, karena peristiwanya berlangsung sangat cepat dan singkat.
Kalau sudah begini untuk apa lagi Anda merasa TAKUT SALAH saat berbicara, atau saat menulis. Hajar aja dulu, karena tujuan yang paling penting di awal perjalanan bukanlah kesempurnaan grammar, mana ada grammar yang sempurna? orang bule aja ga karuan grammar nya. Yang paling penting adalah MEMBENTUK SKILL berbahasa yaitu Listening, Speaking, Reading serta Writing.
Okey?? masih perlukah belajar grammar? ya masih untuk pembentukan writing skill di akhir perjalanan. Berakhirlah sudah Lesson 2 dari 30 lesson yang harus Anda kuasai dalam belajar Grammar
Jika ingin melihat kamus atau terjemahan klik link ini... http://yyy.sederet.com/translate.php